Jumat, 20 Mei 2011

Aku Tidak ( Lagi ) Mencintaimu, Sayang..

Sayang,
Maaf jika kini kita tak (bisa) mesra lagi
Maaf jika kini kita memilih jalan sendiri,
Maaf jika kini kita seperti tak saling mengenali,
Maaf jika kini kita terkesan memunggungi,

Sayang,
Mengertilah bahwa ini pilihanku,
Mengertilah bahwa ini buah pikirku,
Mengertilah bahwa ini mauku,
Mengertilah bahwa ini hidupku,

Sayang,
Bukan aku tak ( lagi ) percaya
Bukan pula berarti aku (sedang) mendua,
Tapi ini memang jalan terbaik kita
Buah hasil lakumu yang selalu bersamanya…

Sayang,
Jangan khawatir, aku masih (akan) disini
Meski tanganmu tak akan kugenggam lagi
Jangan khawatir, kita akan tetap di barisan yang sama
Meski arah dan cara melangkah kini berbeda

Sayang,
Izinkan aku untuk tidak (lagi) mencintaimu,
Agar sakit darimu (kelak) kuanggap biasa,
Agar aku tak menyerahkan seutuhnya hatiku padamu,
Agar aku dan kamu belajar mengelola kecewa…

Sayang,
Izinkan aku untuk tidak (lagi) mencintaimu,
aku hanya tak ingin bergantung padamu,
aku hanya tak ingin melihatmu selalu memusingkanku,
aku hanya tak ingin mendengar keluhmu tentangku...

Aku tidak (lagi) mencintaimu, sayang…


* Resiko mencintai (berlebih) makhluk adalah kecewa.Untuk teman,Guru dan sahabat,izinkan aku membagi cinta dengan porsinya agar tak ada berlebih ataupun terkurangi karena keduanya hanya berakibat pada kecewa yg berlebih pula..^___^


With Tears,        
               W N A

Senin, 16 Mei 2011

Empat Dalam Satu,Bukan Satu Dalam Empat.

Beberapa hari yang lalu,saya selaku penulis,secara tidak sengaja berpapasan dengan seorang anak kecil yang sedang bermain dengan kedua orang tuanya di sebuah taman dekat kota. Si anak tiba-tiba menangis dan tidak mau lagi melanjutkan permainannya karena tangannya tergigit serangga, si Ibu dengan sabar terus berusaha untuk menghentikan tangis si anak. Tetapi si Ayah justru menghardik dan menyuruhnya agar berhenti menangis sembari menarik tangan si Ibu agar segera membawa pulang si Anak. Satu pertanyaan di benak saya kala itu, apakah manusia memang terdiri dari banyak karakter hingga karakter manusia yang satu,tidak dapat disamakan dengan karakter manusia lainnya? Ataukah sebenarnya semua manusia memiliki banyak karakter penyusun yang sama,dan menjadi saling berbeda ketika salah satu karakter penyusun lebih terlihat dominan?
Ketertarikan saya terhadap dunia  psikologi sebenanrya sudah ada sejak duduk di bangku Sekolah Dasar,diawali dari kebiasaan saya yang selalu ingin menebak isi kepala teman sebangku. Awalnya hanya sekedar tebakkan iseng,tapi kemudian tebakan-tebakan yang saya lakukan,selalu tepat sasaran. Akhirnya,seiring dengan proses pendewasaan,saya baru menyadari bahwa tebakan-tebakan itu  bukanlah sebuah tebakan yang bersifat kebetulan semata,melainkan sebuah kemampuan lebih untuk menganalisis karakter seseorang.Ilmu psikologi,tidak bisa disamakan apalagi dibandingkan dengan ilmu terawang ataupun ilmu kanuragan karena ilmu psikologi bersifat ilmiah yang dapat dikaji dan dipertanggung jawabkan. .Ilmu psikologi hanya bisa diterapkan oleh orang yang memiliki kedekatan psikologis dengan dirinya sendiri. Artinya, hanya orang-orang yang peka lalu mampu melihat karakter dirinya secara jujurlah yang memiliki kepekaan untuk menganalisis karakter orang lain.
Seperti teori Hippocrates yang pernah saya temukan,bahwa karakter manusia pada dasarnya terbagi menjadi empat karakter yang didasarkan oleh cairan-cairan di dalam tubuh manusia.Cairan-cairan yang dimaksud adalah darah, empedu kuning, empedu hitam dan flegma,yang pada perjalanannya kita mengenal cairan – cairan tersebut secara kompleks sebagai hormon.Hippocrates yang ahli dibidang pengobatan,jelas saja memilih mengaitkan teorinya dengan ilmu yang dipelajari sekaligus yang diterapkannya yaitu anatomi dan cara pengobatan manusia.Keempat karakter itu kemudian diberi nama :
1. Sangguin (Sanguine)           => Darah                                                =>Hidup 
2. Kolerik (Choleric)               => Cairan empedu kuning (Choler)        =>Aktif 
3. Melankolik (Melancholy)     => Cairan empedu hitam                       =>Murung 
4. Flegmatik (Phlegmatic)       => Cairan phlegm                                  =>Lambat 

Dari uraian empat karakter di atas,sedikitnya kita dapat menangkap gambaran secara umum perbedaan dari masing-masing karakter.Berikut analisis saya terhadap empat karakter di atas secara lebih spesifik.
? Sanguin ( Sanguine )
Kepribadiaan secara umum : suka berbicara dan tampil beda di depan umum,baik dari segi pakaian maupun dari sisi yang paling kecil,teriakannya dan mampu menghidupkan suasana pesta dengan rasa humor yang tinggi. Selain itu juga, penuh rasa ingin tahu, polos dan lugu. Tak kalah hebatnya, sosok sanguine sangat suka dipuji dan cepat memaafkan. Prinsip hidup : FUN WAY.
Kepribadian dalam pekerjaan : Suka menunda-nunda pekerjaan, bertele- tele dalam menyelesaikan suatu urusan dan selalu memilah pekerjaan sesuai dengan kesenangan hatinya. Namun, karakter sanguine adalah karakter yang memiliki rasa kepedulian yang tinggi karena memiliki rasa antusiasme dan semangat yang tidak pernah mati. Serta mampu menginspirasi orang lain untuk dapat bekerja bersamanya.
Kepribadian dalam memahami perasaan : Sosok yang spontan, membuat karakter sanguine menyukai hal-hal yang  Spontan pula. Menyatakan perasaannya secara spontan dan mendapat tanggapan spontan, itulah sosok karakter sanguine.
Cara mendekati : Dengar, simak dan bergembiralah bersamanya, maka sosok sanguine akan dapat menerima keberadaan anda.

? Kolerik ( Choleric )
Kepribadian secara umum :  Soal kepemimpinan, karakter koleris lah juaranya. Tanpa harus mempromosikan dirinya sendiri, orang-orang disekitar sosok koleris mampu menangkap potensi kepemimpinan yang besar di dalam sosoknya. Selain karena dinamis dan memerlukan perubahan selalu, sosok koleris memiliki kemauan keras pun tegas, namun tidak emosional dalam bertindak meski terkadang saat emosinya dikeluarkan,amat susah untuk dibendung. Sosok koleris sangat tidak menyukai sistem yang mengikat karena karakter koleris adalah bebas, mandiri, dan yakin. Itulah sebabnya sosok koleris, sekalipun tidak tergabung di komunitas manapun, dia akan mampu menunjukkan eksistensinya sendiri karena prinsip hidup sosok koleris adalah : MY WAY.
Kepribadian dalam pekerjaan :  Sosok koleris pastilah memiliki targetan yang jelas serta memiliki pemahaman secara mendalam tentang apa yang akan dikerjakannya. Sosok koleris sangat menyukai penyelesaian secara praktis,cepat, tepat dan melihat pesaingnya sebagai motivator yang membuatnya selalu terpacu untuk meningkatkan kualitas. Suka mengatur tapi tidak sembarang orang mampu mengaturnya.
Kepribadian dalam memahami perasaan : Tidak menyukai hal yang belum pasti karena hidupnya yang selalu berorientasi pada target dan tentunya kepastian hasil. Memandang masalah perasaan dengan tingkat prioritas yang rendah. Si Koleris pun tipe selektif berat, yang artinya adalah selalu menyeleksi apa yang bisa masuk ke dalam hidupnya dan membuang hal-hal yang menurutnya tidak penting.
Cara mendekati :  Cukup dengar, simak, berkonsetrasilah saat si Koleris berbicara dan jangan sekali-kali menyanggah ataupun memotong pembicaraannya karena hal itu dapat meningkatkan kadar emosinya. Satu hal yang tidak kalah penting, untuk mengambil hati sosok koleris, maka pahamilah ranah kerja serta lingkungannya, dengan begitu anda akan mampu mengimbangi pembicaraan si koleris. Sosok koleris menyukai lawan bicara yang berwawasan luas serta mampu menciptakan suasana diskusi yang sehat karena si Koleris, sangat menyukai budaya diskusi sehat. Jika tidak memiliki wawasan luas, silahkan siap-siap angkat koper dari kehidupan si koleris.…hehe ( cause I’m choleric ^__^)

? Melankolik ( Melancholy )
Kepribadian secara umum : Berbicara tentang analisis, maka sosok karakter melankolik lah yang lebih paham. Sosok melankolik adalah sosok yang memiliki pemikiran mendalam, serius dan tekun serta mencintai artistic lengkap : music, puisi, filosofis, dan lain hal yang berhubungan dengan keterlibatan perasaan. Sosok ini sangat sensitive dan idealis. Keteraturan hidupnya dapat dilihat dari cara berpakaian dan menyukai segala hal yang sistematis. Prinsip hidup si melankolik adalah : BEST WAY. Memilih jalan yang baik meski jalan tersebut memerlukan pemikiran mendalam dan waktu lama karena yang paling utama menurut si melankolik adalah proses yang baik untuk hasil yang baik.
Kepribadian secara pekerjaan : Sosok melankolik adalah sosok yang apabila mengerjakan sesuatu selalu ingin hasil yang rapi juga sempurna dan itu yang diwajibkan kepada para anggotanya jika dia sosok melankolik yang mendapat peran memimpin. Tapi, karakter melankolik yang sangat sensitive, membuatnya mudah murung hingga sedih berlebihan jika hasil yang dicapainya tidak sesuai dengan apa yang diharapkannya. Kadang terlihat mudah pesimis.
Kepribadian dalam memahami perasaan :  Tidak menyukai hal yang tidak teratur dan sangat tidak menyukai hal-hal yang spontan di luar perencanaannya. Karakter melankolik adalah tipe karakter setia karena selalu melibatkan hati dalam setiap pengambilan keputusannya. Selain itu, sosok melankolik adalah sosok pendengar yang baik sekaligus sosok yang mudah mengeluarkan air mata. Mudah tersentuh dengan masalah-masalah serta kekurangan lingkungan sekitarnya. Sosok melankolik lebih menyukai tulisan daripada kata-kata berbentuk ucapan langsung.
Cara mendekati : Cukup jadi pendengar yang baik bagi si melankolik. Jika dia sedang dalam keadaan sedih, anda tak perlu menasehatinya ataupun menunjukkan empati lebih padanya karena dengan duduk disampingnya ataupun mendengarkan ceritanya tanpa mengeluarkan tanggapan apa-apa,justru membuatnya menjadi lebih tenang. Jika ingin masuk ke dalam hidupnya, maka masuklah dengan narasi-narasi yang tertata karena sosok melankolik cenderung menyukai hal-hal yang menyentuh,entah dari sisi tulisan ataupun perkataan ( and I’m melancholy too ^__^ )

? Flegmatik (Phlegmatic)
Kepribadian secara umum :  Dari semua karakter yang sudah disebutkan sebelumnya, karakter flegmatik lah yang memiliki tingkat emosional paling stabil. Menjalani hidup dengan apa adanya, selalu tersenyum dan sosok yang ramah bagi orang lain. Selalu menjadi penengah dan cenderung pemalu, membuat si flegmatik tidak begitu ingin tampil di hadapan umum. Selain itu, sosok flegmatik selalu mendengarkan pendapat orang lain meski belum tentu melaksanakannya. Prinsip hidup sosok flegmatik adalah : EASY WAY. Melakukan segala hal dengan cara yang paling mudah dan menghindari potensi konflik sekecil apapun itu.
Kepribadian dalam pekerjaan : Sifatnya yang pandai menyembunyikan emosi,membuat sosok flegmatis begitu tenang dalam mengerjaan pekerjaannya. Jika berada di bawah tekanan,karakter flegmatis cenderung bersikap santai.
Kepribadian dalam memahami perasaan :  Karakter flegmatis menyenangi hal-hal yang damai dan mendamaikan. Tidak menyukai keributan dan cenderung tertutup.
Cara mendekati : Jadilah sosok yang sebenar-benarnya,tanpa ada yang ditutupi, saat berhadapan dengan sosok flegmatis. Sebab, sosok flegmatis lebih suka hal yang apa adanya dan membenci hal yang di buat-buat.intinya, jadilah pribadi jujur saat bersama si flegmatis.

                Dari uraian empat karakter di atas,sepintas memang terlihat saling berbeda satu dengan yang lain.Namun,jika kita mencermati lebih dalam,maka kita akan mendapatkan kesamaan pada empat karakter tersebut yaitu adanya celah sinergisitas antar masing-masing karakter. Artinya, masih ada kemungkinan bekerjasama dan menjalin relasi antar empat karakter. Meskipun tidak dapat dihindari pula bahwa ada kencendrungan lebih antar satu karakter dengan karakter yang lain. Misalnya :
o   Si koleris selalu nyaman bila berada di samping si flegmatis dan selalu senang bila berpetualang bersama si sanguine,namun sangat membosankan bila bersama si melankolis
o   Si Sanguin selalu  fokus bila belajar bersama si koleris dan selalu aman bersama si flegmatis namun menjadi serba salah bila bekerja bersama si melankolis
o   Si Melankolis selalu tenang bersandar di samping koleris namun akan menjadi pendiam bila bersama sanguine dan akan mejadi sangaat sensitive bila berhadapan dengan si koleris.
o   Si flegmatis selalu menjadi pendengar yang baik bagi si melankolis dan akan menjadi teman menyenangkan bagi si koleris serta akan menjadi pelindung bagi si sanguine.
Ada pula yang memiliki dua karakter yang mendominasi,seperti:
o   Koleris – Melankolis, maka sosok yang terlihat adalah sosok pemimpin, agresif,optimis,namun sangat moody, unpredictable dan berbicara lewat lisan maupun tulisan.
o   Melankolis – Flegmatis, sosok yang terlihat adalah perfectionis yang tenang, damai namun amat sangat tertutup.
o   Sanguin – Melankolis, sosok yang terlihat adalah aktif,humor tinggi namun sangat sensitive dan tidak bisa sembarangan menerima kritik maupun lelucon.
o   Koleris – Sanguin, sosok yang terlihat adalah agresif dan mampu menghidupkan suasana, namun sangat reaksioner danemosi  meledak-ledak.

                Well, masuk dimana karakter kita dari empat karakter tersebut,hanyalah masalah dominansi karakter yang keluar dan pada dasarnya hanyalah satu kesatuan penyusun karakter manusia. Seperti kata-kata yang sering saya ucapkan dan saya yakini : Inti manusia adalah memanusiakan manusia lain dengan cara manusiawi. Tidak menutup kemungkinan,jika saat ini kita adalah seorang koleris sejati akan berjodoh dengan si melankolis sempurna suatu saat nanti,dan itulah yang disebut pembelajaran hidup. Yang sejalan tak harus dan tidaak selalu harus bertemu dengan yang sejalan pula,kadang justru yang sejalan harus bertemu dengan yang berlawan agar mengerti arti dinamika. Itulah empat dalam satu, empat karakter dalam satu jiwa. Bukan satu jiwa dalam empat karakter…..

Minggu, 24 April 2011

Melepaskan Adalah ( Bukan ) Meninggalkan

Actually, i really hate to say Goodbye for someone,something,or anything !

     Adakalanya,kita merasakan sakit  ataupun perasaan sejenis lainnya ketika kehilangan sesuatu,seseorang,ataupun saat berada pada sebuah kondisi yang mengharuskan untuk kehilangan segala hal dalam hidup. Harus! Ya,hidup memang merupakan sebuah keharusan walaupun terkadang menjadi terlalu sulit untuk diberi pemakluman.Manusia beserta segala keharusannya ; harus mempersiapkan,harus menjalani,lalu kemudian harus menerima. Pada bagian terakhir (baca: keharusan menerima) merupakan bagian yang memiliki sifat dua sisi mata uang,berbeda dan berlawanan.Menjadi begitu lapang ketika harus menerima segala hal yang bersifat menguntungkan namun sebaliknya semua akan terasa begitu sempit saat harus menerima segala hal yang bersifat merugikan.
   Kehilangan ataupun melepaskan. Kehilangan karena melepaskan ataupun melepaskan karena kehilangan adalah dua hal yang berbeda tapi sesungguhnya tetap bermuara pada satu hal,keharusan.Entah keharusan menerima kehilangan ataukah keharusan melanjutkan hidup,keduanya sama because show must go on,right? Dan juga karena dua sisi mata uang dijadikan berbeda bukan tidak memiliki sebab melainkan agar kita mampu melihat bahwa dunia beserta isinya (ternyata) tak akan pernah selalu sama.Seperti yang baik selalu berlawan buruk begitupun sedih selalu berlawan bahagia.Tapi pernahkan kita berfikir bahwa semua hal yang berlawanan terkadang saling menggantikan satu sama lain jika kita menggunakan hukum : "tidak ada yang kekal di dunia ini" maka kita akan mendapati bahwa tidak ada bahagia yang kekal selamanya di dunia karena akan berganti ruang dan waktu dengan kesedihan yang mengiringi kemudian.
   Akhirnya,semua berakhir pada penafsiran masing-masing individu.Cara pandang berikut cara melangkah individu satu dengan individu yang lain tak akan pernah bisa disamakan secara mutlak.Namun,keharusan menerima hidup sejalan lurus dengan keharusan menjalani hidup itu sendiri.Melepaskan dan meninggalkan adalah dua hal yang berbeda dan tidak harus disatukan dalam satu wadah untuk kemudian dijalani secara bersama.Keduanya merupakan proses terpisah dan bukan merupakan satu kesatuan mutlak.Melepaskan bukan berarti meninggalkan karena sejatinya,melepaskan adalah ketika kita memiliki dan ingin membebaskan. Sebab, meninggalkan adalah ketika kita menyadari untuk tidak kembali.Melepaskan,lantas membebaskan,hingga kemudian meninggalkan....

*Thanks for inspired me..

24042011 : 3.24 wita
- With tears,
             W N A -


Senin, 28 Maret 2011

Ini Rindu..

Aku rindu,
Pada mendung yang selalu berujung hujan,
Kita duduk berpayung pun mendayu melagu,
Bersiap menghitung pelangi meski waktu belumlah berkepastian..


Aku rindu,
Pada teriakan hingga kepalan tangan tanpa basa-basi,
Melangkah bersama menghapus ragu,
Saling berpegang meski masih tertatih untuk banyak mengerti..


Aku rindu,
Pada pacuan yang menempatkanmu dan aku disatu jalur,
Saling menatap hingga melempar senyum tanpa henti selalu,
Bersaing menjadi yang terdepan meski menjaga untuk tidak saling hancur..


Pada akhirnya semua hanya tinggal sisa,
Bahwa sekarang mendung tak selalu menjadi hujan,
Bahwa kini teriakan dan kepalan tangan tak lebih dari tunggangan belaka,
Bahwa pada masa ini berkompetisi adalah segalanya meski teman adalah lawan..


Ini rindu dan aku masih disini,
Berpandangan dan berkeyakinan dengan : Sederhana namun tidak menyederhanakan..


Ini rindu dan aku masih disini,
Terasing itu memang menyakitkan dan menyedihkan,
Bukan karena itu bertahan tapi karena lingkaran ini (masih) begitu menyejukkan,
Dan darinya tidak (belum)lah ku temukan kesesatan lagi menyesatkan..


Ini rindu dan aku masih disini,
Mari bersama menikmati,
Meski kita memunggungi untuk berkompetisi,
Lalu senyumku berkembang hingga kita tepat di garis akhir,tepat disisi Rabbul Izzati..
Semoga..




With Tears,
            W N A

Jumat, 25 Maret 2011

Surat Terbuka Untuk Orang Yang Aku Cinta ..

Walau ide mampet beberapa waktu,tapi tidak untuk menulis surat tertuju padamu.Orang-orang yang hingga saat ini masih & akan terus memenuhi rongga-rongga hati ini. Kalianlah yang memenuhinya,menutup semua lubang hingga tiada lagi celah untuk "cinta2" yang lain memasukinya..

   Bismillahirohmanirrohim...
   Saudariku,
   Akhirnya aku mengetahui bahwa yang berhak bahkan layak mengobati serta membasuh semua perih perasaan ini hanyalah DIA,sang pemberi hati sekaligus sang pembolak-balik hati.Alloh Azza Wa jalla. Manusia berada pada titik kesadarannya justru tepat disaat dia merasakan betapa sakitnya disadarkan oleh kenyataan. Bahwa sekuat apapun bergantung pada manusia,pastilah akan terlepas jua. Aku menjumpai banyak orang selama ini,namun semua hanya datang silih berganti. Ya,aku memang harus sadar bahwa manusia,sejatinya,hanya saling bertukar tempat. Hari ini ada yang pergi maka besok pun pasti (sudah) ada yang mengganti.Menganalogi,bukankah terminal bus terlihat ramai di luaran meski mereka yang datang tak pernah benar-benar ingin menetap? Tapi sayangnya,hati tidaklah bisa disamakan dengan terminal bus karena hati tak mampu untuk benar-benar di tinggalkan.Setiap hati memiliki rasa berbeda saat disinggahi ataupun saat ditinggal pergi..

  Saudariku,
  Akhirnya aku menyadari bahwa hidup adalah tentang sebuah proyek besar yang mana proyek itu adalah Alloh sebagai penentunya meski kita yang berencana hingga mengeksekusinya. Sebab itulah,aku teringat barisan kalimat yang pernah kau tulis : "Karena Proyek dari Alloh,maka yang berhak membayarnya hanya Alloh". Aku pun masuk pada sebuah kesimpulan : Kita tidak perlu berkoloni untuk sekedar agar terlihat kuat, kita hanya perlu pemahaman bahwa kita istimewa jika bersama dan saling mencari jika tiada. Itulah kita, tak perlu sering bersua namun cukup saling menguatkan disaat yang tepat,justru lebih bermanfaat daripada sekedar banyak bertemu dan saling mengungkapkan kecintaan lalu membentuk koloni yang sebenarnya tidak memiliki kekuatan apa-apa.

  Saudariku,
  Akhirnya aku memahami bahwa kalianlah yang menjadi begitu sangat berarti dihidup ini. Ah,perasaan manusia memang terlalu sering menjadi melankolis.Saat ini memuji,esoknya mungkin mencaci. Tapi begitulah gambaranku kini, Alloh menciptakan perbedaan waktu dan tempat ditengah kita agar kita mensyukuri bahwa saat - saat seperti inilah justru ukhuwah lebih terasa kuat.Aktifitas yang melibatkan hati,saling menyakiti tanpa disadari,akan mudah dihindari. Sekali lagi ku katakan bahwa : kita istimewa jika bersama dan saling mencari jika tiada ! As many times as I blink I’ll think of you all... Semoga selalu membersamai dibawah naungan Alloh SWT..Amien.. ^___^b

On the night like this
There's so many things I want to tell you
On the night like this
There's so many things I want to show you

Cause when you're around
I feel safe and warm
When you're around
I can fall in love every day

In the case like this
There are a thousand good reasons
I want you to stay...


With Tears,
         W N A

Kamis, 24 Februari 2011

Ini Yang Tidak Kamu Mengerti,Saudariku..

        Kita memang telah lama bersama,seiring Alloh mempertemukan kita pertama kali di Lingkaran itu. Awalnya kita hanyalah dua orang manusia yang tidak saling mengenal yang kemudian harus menjalani hari-hari di jalan yang sama.Telah terbiasa bersama hingga apapun yang terjadi,kita tak pernah sungkan untuk berbagi. Aku mengerti dirimu pun sebaliknya,begitulah hubungan yang kita jalan. Natural dan apa adanya. Hingga waktu berpisah pun tiba,kamu dan aku berdiri di lingkaran yang berbeda. Namun,entah karena terbiasa bersama ataupun karena memang ruang kerja kita yang selalu sama,membuat kita (masih) saling menggenggam jemari.Kamu menguatkanku pun sebaliknya aku menguatkanmu. Semua dibagi bersama,bahkan aku selalu menjadikanmu orang yang pertama kali tau setiap perubahan yang aku rasakan. Mungkin karena sifatku yang cenderung Koleris-Melankolis dan sifatmu yang Plagmatis-Melankolis, membuat kita saling mengerti kekurangan masing-masing.

  Bukan hitungan hari ataupun hitungan bulan lagi kita bersama,tapi sudah berhitung tahun. Hingga suatu saatkudengar kabar (gembira) darimu yang dipercaya untuk mengemban sebuah tugas baru. Aku menangis,bahkan air mataku mengurai tanpa henti. Bahagia, bisa melihat capaianmu saat ini.Tapi,kemudian aku sadar bahwa perasaan serta air mata ini bukan hanya tentang kebahagian tapi juga tentang kepiluan yang kau tinggal bersama kepergianmu menjemput capaian barumu.Mungkin kamu bertanya dalam  hati,apa sebenarnya yang membuatku begitu sedih saat dirimu pergi? Memang bukan satu bentuk kewajiban mutlak bagimu ataupun bagiku untuk selalu memberitahu kemana,kapan,dan apa  yang sedang kita lakukan. Pun seperti kepergianmu kali ini,itu hak mu dan memang keadaan serba mendadak serta pendelegasian qiyadah yang masih tarik-ulur terhadapmu. Semua orang akan mengatakan wajar . Bahkan kamu pun selalu mencoba menghubungiku lewat ponsel setibanya kamu disana. Maaf,bukannya tidak ingin menerima telpon ataupun membalas sms,tapi saat itu aku benar-benar sedang dalam keadaan kurang baik.Aku lah si Keras kepala yang selalu sensitive itu dan kamu lah si tenang yang  selalu bermain dengan hatimu. Betapa kecewanya saat aku tau kau pergi dan aku mengetahuinya dari orang lain. Lebih sakit lagi,saat orang itu mengatakan : "Dy ceritanya cuma ke orang2 spesial macam aku ini ". betapa tidak pentingnya posisiku bagimu,hingga untuk hal yang membahagiakan semacam itu saja aku kamu letakkan di posisi bawah. Padahal, selalu ada tempat teratas bagimu untukku. Ahh,Aku yang mungkin sedang tidak bisa menata hati,hingga kata-kata sejenis candaan seperti itu saja sudah membuat perasaanku luluh lantak. Lucu memang,aku yang koleris selalu mendadak menjadi melankolis saat harus berhadapan dengan perasaan yang bersinggungan dengan orang-orang di dekatku.

   Satu hal yang perlu kamu tau,semua yang aku rasakan terhadapmu saat ini,entah sedih ataupun kecewa,itu sebab aku mencintaimu karena Alloh saudariku.Hingga tanpa sadar,aku ingin menjadikanmu sebagai milikku dan hanya untukku sedang ku lupa bahwa Aku,Kamu dan kita adalah milik Alloh.Berawal dan berakhir karena Alloh.Maka, akhirnya aku tau bahwa aku harus berdiri diatas kaki ku sendiri. Aku manusia bebas yang diciptakan Alloh secara Unik dan untuk menjalani hidup secara istimewa.Akhirnya,aku merasakan dan bukan lagi sebatas teori lisan bahwa Satu-satunya tempat bergantungku kini hanya Alloh.DIA yg tidak pernah mengecewakan makluknya meski sering dikecewakan..

     Mohon ampunku hanya pada Alloh..


                                   ***




23/Feb/2011 : 11.10 wita
* Angin Kencang,Hujan lebat,Samarindaku terima kasih telah menguatkanku untuk menyelesaikan tulisan ini beserta sesaknya yang menyesakkan...


With Tears,
           W N A

Minggu, 06 Februari 2011

Puisi Melo (Ala si Koleris-Melankolis)

"Sekilas tentang dirimu
Yang lama ku nanti
Memikat hatiku
Jumpamu pertama kali
Janji yang pernah terucap
Tuk satukan hati kita
Namun tak pernah terjadi
Mungkinkah masih ada waktu
Yang tersisa untukku
Mungkinkah masih ada cinta di hatimu

Andaikan saja aku tahu
Kau tak hadirkan cintamu
Inginku melepasmu dengan pelukan

Sesal yang datang selalu
Takkan membuatmu kembali
Maafkan aku yang tak pernah tahu
Hingga semuanya pun kini tlah berlalu

Maafkan aku
Maafkan aku

Mungkinkah masih ada waktu
Yang tersisa untukku
Mungkinkah masih ada cinta di hatimu

Andaikan saja aku tahu
Kau tak hadirkan cintamu

Inginku melepasmu dengan pelukan
Inginku melepasmu dengan pelukan.. ( sONG BY IPANG : Tentang Cinta )



****


Aku bersenandung dan hati menyambutnya,
Memang bukan nasyid ataupun murotal seperti biasanya..
Bukan pula senandung perjuangan dengan makna hentakannya
Ini hanya lagu jahiliyah yang tiada penting artinya..


Beginilah jika si Koleris-Melankolis memutuskan berpuisi,
Menulis dengan angkuh meski ada gerimis di hati..
Dengan tetap lantang agar tak mengasihani nasib diri..
Walau harus meringkik bahkan tertatih menuntun sendiri..


Inilah puisi Melo (Ala si Koleris-Melankolis),
Tak ada deretan kata mutiara apalagi bahasa romantis..
Semua serba kaku walau dalam hati perih mengikis..
Si Koleris-Melankolis,yang berdiri tegak dihadapan meski di balik punggung menagis...




- With Tears,
                 W N A -